Pemasangan LIMAR di Cidaun Bersama TNI AD dan BAZNAS

Pada Desember 2016, tercatat 42.352 desa dari 82.190 desa di Indonesia yang belum dialiri listrik. Ini menandakan bahwa masih sangat banyak warga yang belum menikmati terang saat malam hari. Bagaimana kehidupan mereka di malam hari? Sedangkan mereka butuh penerangan untuk mendukung berbagai aspek, contohnya dari sisi pendidikan dan ekonomi. Misalkan, anak-anak yang mengerjakan PR dan para orang tua yang mengais rejeki di malam hari.

Berawal dari situasi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional bersama Unit Pengumpul Zakat TNI membuat program dalam bentuk Lampu Mandiri Rakyat yang saya gagas.

Program ini diselenggarakan di kampung Cipacet, Desa Gelarpawitan di Kecamatan Cidaun, Cianjur, Jawa Barat. Kampung ini cukup jauh, memakan waktu 9 jam dari pusat kota Cianjur. Butuh perjuangan ekstra untuk sampai di desa ini, karena infrastrukturnya masih kurang baik. Jalannya masih tanah, jadi jika hujan berubah jadi lumpur. Tapi hebatnya, warga sini terbiasa berjalan kaki untuk kemana-mana. Bentuk rumah di sini masih tradisional, sederhana, tapi tetap hangat dan nyaman.

Nah, sebagai titik awal, program ini dimulai dari Kampung Cipacet. Sebanyak 294 rumah diberi lampu ‘LIMAR’ secara simbolis pada tanggal 15 Desember 2016. Setiap rumah diberi satu paket dan di tingkat desa dipasang satu set charging station agar warga dapat mengisi energi lampu saat habis nanti.

Hayu kita bantu saudara-saudara kita yang malamnya hanya diterangi sinar rembulan, agar mereka juga merasakan apa yang kita rasakan. Mari bersama menjadi manfaat untuk sesama.

uko_cidaun_01