Bio Farma Luncurkan Produk Jabar Caang

Bandung – PT Bio Farma kembali meluncurkan produk pengabdian masyarakat “Jabar Caang”. Kegiatan corporate social responsibility (CSR) kali ini membidik sejumlah wilayah di Jabar yang tidak hanya belum teraliri listrik, namun juga tertinggal. “Jabar Caang ini tidak hanya dilihat secara harfiah yakni terang. Lebih luas dari itu, Jabar menuju masa yang terang. Artinya Jabar yang lebih maju lagi, “ujar Kepala Divisi Umum dan CSR PT Bio Farma Harry pada Sosialisasi dan Silaturahmi Jabar Caang di Gedung Serbaguna Bio Farma, Jalan Pasteur, Kota Bandung, kemarin. Menurut dia, terdapat empat pilar CSR yang dibidik Bio Farma yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan ekonomi.

Pada kegiatan ini, Bio Farma mengenalkan sejumlah produk hemat energi yang bekerjasama dengan Limar (Listrik Mandiri Rakyat) seperti penerangan jalan umum (PJU) dan lampu LED yang menggunakan akumulator, kompor dengan bahan bakar sampah, serta motor yang menggunakan elpiji. Sebagai langkah awal, Bio Farma akan menggelar CSR di Desa Ciptagelar, Kabupaten Sukabumi. “Tujuan CSR tak hanya charity atau sumbangan, tapi ingin menumbuhkan kemandirian kelompok dan masyarakat. Kami ingin dengan produk ini masyarakat bisa mandiri, “kata Harry.

Ujang Koswara, pencipta sekaligus pemilik Limar, mengatakan, produknya ini merupakan solusi menerangi desa tanpa menunggu pembuatan jaringan. “Sejauh ini masalah sulitnya listrik masuk desa karena pembangunan jaringan yang memerlukan biaya besar. Namun, kali ini tidak karena energinya diganti dengan akumulator, “ujar Ujang. Dia mengklaim produknya lebih hemat dari pada menggunakan listrik PLN. Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar menyambut baik program yang dicanangkan Bio Farma, khususnya PJU yang dapat membantu peningkatan wilayah terpencil di Jabar. “Jika kita bisa buat sendiri, tentunya kita dapat menghemat energi dan bisa dialihkan ke sektor industri untuk dimanfaatkan, “ucapnya.

Reblog dari Artikel